HARIANMEMOKEPRI.COM – Persoalan air bersih, kawasan rawan banjir, infrastruktur jalan, hingga lapangan kerja masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Sejumlah langkah penanganan telah disiapkan untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut secara bertahap.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan pemerintah daerah tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan sekaligus.
Namun, upaya meminimalkan permasalahan akan terus dilakukan agar dampaknya terhadap masyarakat dapat dikurangi.
“Kita tidak bisa menuntaskan semua persoalan sekaligus, tapi meminimalkan permasalahan,” kata Lis kepada wartawan usai mengikuti dialog Tanjungpinang Pagi di Kantor RRI Tanjungpinang, Jumat (16/10/2026).
Dialog tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang dengan tema “25 Tahun Menuju Tanjungpinang Sejahtera: Apa yang Masih Menjadi Pekerjaan Rumah?”
Lis menjelaskan, salah satu persoalan yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah adalah ketersediaan air bersih.
Menurutnya, kondisi kekeringan saat ini berbeda dibandingkan 15 hingga 20 tahun lalu.
“Dulu, kalau bicara soal kekeringan, itu tentu tidak pernah terjadi. Tapi sekarang, begitu seminggu tidak hujan, terjadi kekeringan,” ujarnya.
Ia menilai perkembangan kota yang tidak diimbangi dengan perhatian terhadap faktor lingkungan turut memengaruhi kondisi tersebut.
Untuk itu, Pemko Tanjungpinang telah memetakan sejumlah kawasan yang berpotensi mengalami kesulitan air bersih.
Sebagai salah satu langkah penanganan, pemerintah daerah mempertimbangkan pembangunan sumur bor di sejumlah kawasan padat penduduk pada tahun depan.
Upaya ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan.
Penanganan Banjir Dilakukan Bertahap
Selain air bersih, persoalan kawasan rawan banjir juga menjadi perhatian Pemko Tanjungpinang.
Lis menyebutkan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk membahas penanganan sejumlah kawasan yang kerap mengalami genangan.
Penataan di beberapa titik direncanakan mulai dilakukan secara bertahap pada tahun depan.
Langkah tersebut bertujuan mengurangi genangan air sekaligus meminimalkan risiko yang dapat merugikan masyarakat.
“Minimal debit air yang menggenangi lingkungan itu berkurang, sehingga tidak memberikan dampak negatif dan risiko bagi masyarakat,” tutur Lis.
Di sektor infrastruktur, Lis mengatakan sejumlah perbaikan akses jalan telah dikerjakan sepanjang tahun ini. Salah satunya melalui penanganan jalan di kawasan Moco.
Pemerintah daerah berharap perbaikan infrastruktur tersebut dapat meningkatkan kenyamanan dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.
10 Gerai Alfamart Diproyeksikan Serap 100 Tenaga Kerja
Persoalan lapangan kerja juga menjadi salah satu pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Lis mengungkapkan, rencana pembukaan 10 gerai Alfamart di Tanjungpinang diperkirakan mampu menyerap sekitar 100 tenaga kerja pada tahap awal.
Untuk proses perekrutan, masyarakat yang berminat dapat mendaftarkan diri melalui Dinas Tenaga Kerja.
Selanjutnya, persyaratan administrasi dan domisili pelamar akan diperiksa sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemko Tanjungpinang berharap kesempatan kerja tersebut dapat memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat setempat.
“Bukan berarti kita menutupi untuk anak luar, tapi tentu kita mencoba memprioritaskan anak-anak tempatan untuk bekerja,” ucapnya.
Selain mendorong penyerapan tenaga kerja melalui pembukaan gerai baru, Pemko Tanjungpinang juga menjajaki kerja sama dengan sejumlah perusahaan di luar daerah.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang penempatan tenaga kerja asal Tanjungpinang sesuai kebutuhan dan kualifikasi yang ditetapkan perusahaan.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemko Tanjungpinang berupaya menangani persoalan mendasar perkotaan sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Penanganan dilakukan secara bertahap dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan warga.

