Upaya ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan.
Penanganan Banjir Dilakukan Bertahap
Selain air bersih, persoalan kawasan rawan banjir juga menjadi perhatian Pemko Tanjungpinang.
Lis menyebutkan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk membahas penanganan sejumlah kawasan yang kerap mengalami genangan.
Penataan di beberapa titik direncanakan mulai dilakukan secara bertahap pada tahun depan.
Langkah tersebut bertujuan mengurangi genangan air sekaligus meminimalkan risiko yang dapat merugikan masyarakat.
“Minimal debit air yang menggenangi lingkungan itu berkurang, sehingga tidak memberikan dampak negatif dan risiko bagi masyarakat,” tutur Lis.
Di sektor infrastruktur, Lis mengatakan sejumlah perbaikan akses jalan telah dikerjakan sepanjang tahun ini. Salah satunya melalui penanganan jalan di kawasan Moco.
Pemerintah daerah berharap perbaikan infrastruktur tersebut dapat meningkatkan kenyamanan dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.
10 Gerai Alfamart Diproyeksikan Serap 100 Tenaga Kerja
Persoalan lapangan kerja juga menjadi salah satu pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Lis mengungkapkan, rencana pembukaan 10 gerai Alfamart di Tanjungpinang diperkirakan mampu menyerap sekitar 100 tenaga kerja pada tahap awal.
Untuk proses perekrutan, masyarakat yang berminat dapat mendaftarkan diri melalui Dinas Tenaga Kerja.
Selanjutnya, persyaratan administrasi dan domisili pelamar akan diperiksa sesuai ketentuan yang berlaku.

