Selain itu, Koperasi Merah Putih juga akan difasilitasi pembiayaan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan lainnya.
“Koperasi jangan hanya jadi pengecer, tetapi bisa juga menjadi distributor sehingga peluang keuntungan lebih besar dan berkesinambungan. Semua peluang usaha sudah terbuka, tinggal semangat kita untuk memulai dan memanfaatkannya,” tegas Lis.
Ia berharap Koperasi Merah Putih segera merumuskan langkah konkret agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Tanjungpinang.
Kegiatan tersebut turut dirangkai dengan diskusi mengenai peluang kemitraan dan mekanisme distribusi yang dapat dioptimalkan koperasi.

