Lis juga meminta camat dan lurah untuk aktif menata kebersihan di jalan-jalan lingkungan di wilayah masing-masing. Setelah penataan jalan protokol selesai, penanganan akan dilanjutkan ke jalan-jalan permukiman.
“Target kita, dalam dua bulan ke depan seluruh wilayah sudah bersih,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Dinas PUPR Rusli, selaku Koordinator TRC, menjelaskan bahwa berdasarkan arahan Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, tim ini diberikan target pengerjaan selama dua bulan.
Namun, setelah dua bulan, kegiatan ini tidak akan berhenti, melainkan dilanjutkan secara berkelanjutan dengan melibatkan elemen masyarakat.
“Setelah dua bulan, penataan akan terus berlanjut dengan melibatkan masyarakat melalui camat, lurah, RW, dan RT, untuk meminimalisir kekumuhan di Kota Tanjungpinang,” ujar Rusli, Senin (28/4/2025) melalui pesan WhatsApp.
Rusli menambahkan, prioritas penataan saat ini difokuskan pada jalan arteri (protokol), jalan kolektor, dan jalan lingkungan permukiman.
Pihaknya menginginkan Tanjungpinang sebagai ibukota Provinsi nyaman untuk dikunjungi para wisatawan baik Internasional maupun lokal.

