HARIANMEMOKEPRI.COM — Ketua DPRD Tanjungpinang, Agus Djurianto, menyampaikan pokok-pokok pikiran legislatif dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026, Rabu (11/6/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang, ini dibuka langsung oleh Wali Kota Lis Darmansyah.

Musrenbang tahun ini mengangkat tema “Membangun Fondasi Pembangunan Kota Tanjungpinang sebagai Smart City yang Inklusif dan Berbudaya.”

Dalam sambutannya, Agus menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dan DPRD dalam proses perencanaan pembangunan. Hal itu sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

“Melalui kegiatan reses, seluruh anggota DPRD telah menampung dan mengklasifikasikan berbagai aspirasi masyarakat yang kemudian disusun dalam dokumen pokok-pokok pikiran DPRD,” kata Agus.

Ia menyebut, terdapat 576 usulan masyarakat yang telah dimasukkan ke dalam sistem informasi pemerintah daerah. Rinciannya sebagai berikut:

Infrastruktur dan lingkungan hidup: 273 usulan

Pendidikan: 14 usulan

Kesehatan: 21 usulan

Ekonomi dan UMKM: 45 usulan

Sosial, budaya, dan kepemudaan: 63 usulan

Lainnya (kesejahteraan, pelayanan publik, administrasi pemerintahan): 160 usulan

Adapun isu-isu strategis yang menjadi fokus pokok pikiran DPRD meliputi pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan layanan publik, termasuk digitalisasi layanan administrasi.

Agus mengakui bahwa tidak semua usulan dapat direalisasikan dalam satu tahun anggaran.

Namun ia optimistis, dengan sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, program-program prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat dapat diakomodasi dalam RKPD 2026.

“Melalui forum ini, kami berharap pokok-pokok pikiran DPRD dapat menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyusunan RKPD Tanjungpinang tahun 2026,” tutupnya.