HARIANMEMOKEPRI.COM — Pemerintah Kota Tanjungpinang bakal menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda.

Hal ini disampaikan Pj Walikota Tanjungpinang Hasan usai melakukan pertemuan bersama kader PKK dan Posyandu di Puskesmas Batu X, Rabu (17/1/2024).

Hasan mengatakan kebetulan awal ini pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda pada rapat tersebut juga membahas permasalahan tempat hiburan berkedok Cafe yang viral dimedia sosial.

“Jadi kalau nanti tidak berizin kita tegas tutup saja. Kalau mau berusaha ikutin dong prosedur yang ada, kita tidak menghalangi bagi orang yang menjalankan roda ekonomi di Tanjungpinang tapi prosedurnya harus diikuti,” tegas Hasan.

Diketahui beberapa waktu lalu terjadi perkelahian pada tempat hiburan berlokasi di Jln Aisyah Sulaiman Km 8 Tanjungpinang dan terekam kamera CCTV.

Dalam rekaman itu terlihat pengunjung saat itu sedang asyik berjoget dan terjadi aksi dorong sehingga terjadi perkelahian serta pengeroyokan.

Akibatnya dalam insiden tersebut dua orang mengalami luka – luka diduga terkena senjata tajam sehingga harus di rawat ke RSUP Raja Ahmad Thabib.

Hasan mengatakan dari insiden itu justru tidak menciptakan kondisi Tanjungpinang yang kondusif dampak dari minuman alkohol.

“Minuman alkohol ini kan punya standar mana yang diperbolehkan dan yang tidak boleh. Terkadang malah akibat itu terjadi perkelahian kerusuhan itu malah tidak menciptakan kondisi yang kondusif di Tanjungpinang,” ucapnya.

Terkait dengan perizinan tempat hiburan itu, Pj Walikota Tanjungpinang Hasan akan mengecek lokasi tersebut mulai dari IMB dan izin usaha.

“Nanti saya cek dulu. Pertama kalau ada tempat tentu ada IMB (izin mendirikan bangunan) apakah bangunan permanen, semi permanen, kedua izin usahanya. Jika tidak ada kita minta urus izinnya dan kita tutup sementara,” pungkasnya.