Bulog Tanjungpinang selalu ikut mendukung dengan menyediakan beras SPHP dengan harga terjangkau.
“Setiap operasi pasar kita bawa beras 3-4 ton selalu habis,” ujarnya.
Salah seorang warga, Fatimah, menyebut pasar murah yang diselenggerakan Pemko Tanjungpinang itu sangat membantu.
Sebab perbedaan harga antara pasar tradisional dan pasar murah itu cukup jauh.
“Harga cabainya beda jauh, sekitar Rp 20 ribu bedanya,” pungkas Fatimah.

