“Mudah-mudahan harapan kita untuk pelaksanaan gotong royong ini yang memang kita laksanakan hampir 3 bulan lebih di setiap Sabtu dan Minggunya dapat berjalan dengan baik,” terang Hasan.

Sementara itu Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan pihaknya akan terus melakukan penataan di Pulau Penyengat mulai dari penataan kawasan Balai Adat, jalan lingkar dari Balai adat dan mempersiapkan monumen bahasa Indonesia.

“Kita mendeklar bahasa Indonesia bahasa persatuan 28 Oktober 1928 ternyata salah satu sumber pentingnya sebagai referensi adalah buku tata bahasa Melayu hasil karya almarhum Raja Ali Haji pahlawan nasional kita,” ungkap Ansar.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan dalam waktu dekat ini Presiden Jokowi berkunjung ke Tanjungpinang untuk meresmikan beberapa proyek ABPN di Kepri termasuk Pulau Penyengat.

“Semoga tanggal 24 bapak presiden jadi hadir untuk meresmikan beberapa proyek-proyek APBN yang ada di Kepri ini di penyengat ini wabil khusus termasuk ground breaking pembangunan monumen bahasa,” terangnya.