HARIANMEMOKEPRI.COM — Dinas Kominfo Tanjungpinang mengadakan Gali Ilmu Literasi Digital bersama generasi millenial dan generasi Z di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Kantor Walikota Tanjungpinang Senggarang, Jumat (13/2023).
Dalam Gali Ilmu Literasi Digital oleh Dinas Kominfo Tanjungpinang dengan narasumber Teguh Susanto Kepala Dinas Kominfo Tanjungpinang, Selly Febrilia Mayora (local champion literasi digital/Ketua Milenial Kepri) dan Addry Danu (CEO Leet Media).
Manfaat literasi digital Dinas Kominfo Tanjungpinang ini bertujuan mengasah kemampuan digital melalui 4 pilar literasi digital sehingga dapat memperoleh banyak manfaat, lebih efisien bekerja, dan lebih kreatif dalam berkreasi.
Literasi Digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat komunikasi atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi menggunakan membuat informasi dan memanfaatkannya sscara sehat bijak cerdas cermat hingga tepat.
Teguh Susanto Kepala Dinas Kominfo Tanjungpinang mengatakan ada 4 pilar literasi digital pertama etika digital, budaya digital, kemampuan dan securitynya.
“Jadi tujuannya masyarakat Tanjungpinang terutama kepada 200 peserta yang di undang mampu menularkan lagi kemampuan Literasi Digitalnya kepada teman teman atau lingkungan sekitar,” jelas Teguh.
Dirinya menambahkan, terlebih saat ini tahun politik diharapkan masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi yang didapatkan
“Melalui Literasi Digital juga kita menginginkan pertumbuhan ekonomi di Kota Tanjungpinang semakin masif memperoleh informasi digital,” ungkap Teguh Susanto.
Sementara itu, Selly Febrilia Mayora Ketua Milenial Kepri menerangkan urgensi literasi digital sangat penting karena banyak masyarakat termakan isu hoax, tidak mampu memaksimalkan tekhnologi informasi pada hari ini.
“Dengan adanya seperti ini kita dari berbagai komunitas masyarakat serta pemuda makin melek dan cakap digital,” ungkap Selly.
Berbicara kaum milenial khususnya Provinsi Kepri, Selly menuturkan berdasarkan data netizen di Kepri berada di peringkat tiga termasuk netizen yang ramah.
“Artinya kalau kita lihat bicara netizen, kebanyakan milenial di Provinsi Kepri yang menggunakan sosial media, jika kita dilihat dari data milenial hari ini termasuk yang ramah untuk bisa berbicara di media sosial serta bijak,” kata Selly.
Dimana saat ini sejak dari lahir dan gen Z sudah dikenalkan tekhnologi handphone oleh orang tua bahkan banyak balita udah diberikan orang tuanya nonton video Youtube, edukasi dan lain sebagainya.
“Artinya dari lahir kita udah dengan tekhnologi tinggal bagaimana cara kita memanfaatkan tekhnologinya secara positif dan menjadi virus positif itu, ini menjadi PR untuk milenial hari ini,” ucapnya.
Selly berpesan kepada generasi milenial pada hari ini jangan pernah umbar sensasi tapi kasih prestasi dan ajak kolaborasi untuk membanggakan ibu pertiwi.
“Pesan kepada kaum milenial, kita jangan pernah umbar sensasi tapi kasih prestasi dan ajak kolaborasi sehingga kita bisa buat bangga ibu pertiwi,” pungkas Selly.

