HARIANMEMOKEPRI.COM – Polsek Tanjungpinang Kota, memanfaatkan lahan kosong di belakang kantor Mapolsek Tanjungpinang Kota yang terletak di Senggarang menjadi lahan perkebunan.

Lahan seluas sekitar 600 meter persegi tersebut dikelola oleh Bhayangkari Ranting Tanjungpinang Kota di bawah kepemimpinan Ny. Marni Alson.

Kapolsek Tanjungpinang Kota, Iptu Missyamsu Alson, menyampaikan bahwa lahan tersebut telah dibersihkan beberapa bulan lalu dan saat ini sudah memasuki masa panen.

“Lahan tersebut sudah kami bersihkan beberapa bulan lalu, dan hari ini kami memanennya,” ujar Iptu Alson, Senin (24/2/2025).

Meskipun kondisi tanah di lahan tersebut mengandung kadar asam tinggi dan tidak subur akibat kandungan bouksit yang tinggi, hal tersebut tidak menjadi hambatan bagi personel Polsek dan Bhayangkari dalam mengolahnya menjadi tanah yang produktif.

“Kami berusaha menjadikan tanah ini subur dengan memberikan pupuk dan perawatan yang intensif agar bisa ditanami,” tambahnya.

Beberapa jenis tanaman yang dibudidayakan di lahan ini antara lain tomat, cabai, jagung, dan ubi.

Hasil panen yang diperoleh pun cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga personel dalam beberapa hari, khususnya cabai dan tomat.

Setelah panen, hasilnya dibagikan kepada ibu-ibu Bhayangkari Ranting Tanjungpinang Kota untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing.

“Setelah panen ini, kami akan kembali mengolah lahan ini dengan tanaman bergizi lainnya,” tutup Iptu Alson.

Program pemanfaatan lahan kosong ini merupakan bagian dari upaya Polsek Tanjungpinang Kota dalam mendukung program Asta Cita yang berfokus pada ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.