Melalui sumber pembiayaan dana insentif daerah (DID), Hasan akan menurunkan 600 orang untuk membersihkan parit dan normalisasi drainase di beberapa titik rawan banjir.

Baca Juga: Suharso Monoarfa Dukung Monumen Bahasa Nasional Di Pulau Penyengat, Tahun 2024 Dibangun Dengan Anggaran Rp50 Miliar

Untuk mendukung keberhasilan kegiatan padat karya yang melibatkan ratusan personel itu, Pj Walikota Tanjungpinang Hasan juga menyusun jadwal gerakan gotong royong oleh ASN Pemko Tanjungpinang.

Oleh sebab itu, Pj Walikota Tanjungpinang Hasan kembali mengingatkan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi.

Baca Juga: Rumah Warga Dihantam Puting Beliung, BPBD Serta Satpol PP Tanjungpinang Bantu Pasangkan Atap Terpal

Sekurang-kurangnya, lanjut Hasan, masyarakat dapat mendukung dengan cara tidak membuang sampah ke laut dan ke saluran drainase.

Menurut Pj Walikota Tanjungpinang Hasan berdasarkan informasi yang diperolehnya dari BMKG Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, curah hujan di Tanjungpinang dan sekitarnya diperkirakan masih cukup tinggi hingga akhir tahun.

Baca Juga: Tercatat 14 RT RW Ikut Caleg Ajukan Pengunduran Diri, Teguh Susanto: Penggantinya Telah Diproses Oleh Kelurahan

Untuk meminimalisir terjadinya genangan air dan banjir pada beberapa kawasan rentan, saluran drainase harus dibersihkan dari sampah.

Puncak musim hujan tahun 2023/2024 di sebagian besar wilayah Indonesia, kata Hasan, diperkirakan terjadi pada Januari dan Februari 2024.

Baca Juga: Kedapatan Buang Sampah Sembarangan, Akib Minta Fotokan Dan Lapor Ke Satpol PP