HARIANMEMOKEPRI.COM – Lomba Gerak Jalan tingkat Kota Tanjungpinang dengan jarak tempuh 17 kilometer berlangsung meriah, Sabtu (23/8/2025) pagi.

Kegiatan ini diikuti sekitar 230 regu dari berbagai kategori, mulai dari pelajar, instansi pemerintah, organisasi, hingga masyarakat umum.

Sejak pagi, kawasan Terminal Sei Carang Bintan Center, yang menjadi titik start, dipadati masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya lomba.

Rute gerak jalan dimulai dari Terminal Sei Carang, melewati Jalan DI Panjaitan Km 7 dan Jalan Jenderal Ahmad Yani, hingga berakhir di Tugu Sirih Tepi Laut.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang, Ruli Friady, mengatakan hampir seluruh regu yang mendaftar turut ambil bagian.

“Tadi kita hitung hampir mendekati 230 regu, hanya beberapa yang tidak bisa ikut karena alasan tertentu. Selebihnya hampir semua ikut,” ujarnya.

Selain kategori 17 km, Dispora Tanjungpinang juga menggelar gerak jalan 8 km pada Minggu (24/8/2025) dengan rute dari Terminal Sei Carang hingga Lapangan Pamedan Ahmad Yani.

Sementara untuk jarak 45 km akan dilaksanakan pada malam hari, Sabtu (30/8/2025), mulai pukul 20.00 WIB, dengan start di Lapangan Kantor Wali Kota dan finis di Tugu Sirih Tepi Laut.

Ruli menyebut, panitia juga menyiapkan fasilitas ibadah bagi peserta gerak jalan 45 km.

Sebanyak 16 masjid disiapkan di sepanjang rute, di antaranya Masjid Jami’ Miftahul Falah (Jalan Ganet), Masjid Besar Al-Uswah (Jalan DI Panjaitan), Masjid Al-Marhamah (depan Mapolres), Masjid Baitut Taqwa Bea Cukai (Km 5 Bawah), dan Masjid Nurul Huda (Jalan Pramuka).

Untuk memotivasi peserta, panitia menyiapkan hadiah dengan total mencapai Rp200 juta lebih.

“Hadiahnya total mau sampai Rp200 juta lebih ya pastinya,” ungkap Ruli.

Ia berharap seluruh peserta dapat menjaga sportivitas, nilai patriotisme, serta persatuan dalam memaknai HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Tentu kita harapkan para peserta betul-betul menjaga nilai-nilai itu, jangan saling mengejek. Tujuan utama kegiatan ini adalah bagaimana mereka memaknai rasa nasionalisme dan arti kemerdekaan,” pungkasnya.