HARIANMEMOKEPRI.COM – Jordi Cruyff resmi ditunjuk sebagai Penasihat Teknis PSSI untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. Penunjukan ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, melalui laman resmi federasi pada Rabu (26/2/2025).
Jordi Cruyff memiliki rekam jejak mentereng di dunia sepak bola. Ia pernah bermain untuk dua klub besar, FC Barcelona dan Manchester United, serta memperkuat Timnas Belanda.
Selain itu, ia juga memiliki pengalaman sebagai pelatih dan direktur olahraga di beberapa klub elite, termasuk Barcelona.
“Dengan bangga kami menyambut Jordi Cruyff sebagai Penasihat Teknis PSSI yang baru,” ujar Erick Thohir.
Sebagai Penasihat Teknis, Cruyff akan bekerja sama dengan Direktur Teknik PSSI yang akan ditunjuk kemudian.
Fokus utama perannya mencakup metodologi pelatihan, pengembangan pemain muda (grassroots), jalur karier pemain elit, serta peningkatan sistem teknis sepak bola nasional.
Erick Thohir menambahkan bahwa Jordi Cruyff memiliki hubungan baik dengan Patrick Kluivert, pelatih kepala Timnas Indonesia.
Kombinasi keduanya diharapkan mampu membawa sepak bola Indonesia ke level yang lebih tinggi.
“Mendatangkan sosok berkualitas seperti Jordi bukanlah hal mudah. Ini harus diapresiasi karena dia sangat serius untuk memajukan sepak bola kita,” lanjut Erick.
Sementara itu, Patrick Kluivert menyambut baik kehadiran Cruyff di jajaran PSSI.
“Saya tidak sabar bekerja sama dengannya untuk memperkuat sepak bola Indonesia dan mendorong pemain kita ke level yang lebih tinggi,” ujar Kluivert.
Dengan bergabungnya Jordi Cruyff, PSSI menegaskan komitmennya untuk meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia di kancah internasional.
Berikut adalah rekam jejak Jordi Cruyff dalam dunia sepak bola:
Karier Pemain
Karier Junior: Ajax (1981–1988), Barcelona (1988–1992)
Karier Senior:
Barcelona B (1992–1994)
Barcelona (1994–1996)
Manchester United (1996–2000)
Celta Vigo (1999, pinjaman)
Alavés (2000–2003)
Espanyol (2003–2004)
Metalurh Donetsk (2006–2008)
Valletta (2009–2010)
Karier Kepelatihan dan Manajemen
Asisten Pelatih Valletta (2009–2010)
AEK Larnaca (2010–2012)
Direktur Olahraga Maccabi Tel Aviv (2012–2017)
Pelatih Interim Maccabi Tel Aviv (2017)
Pelatih Maccabi Tel Aviv (2017–2018)
Pelatih Timnas Ekuador (2020)
Pelatih Shenzhen FC (2020–2021)
Penasihat Strategis Barcelona (2021–2022)
Direktur Olahraga Barcelona (2022–2023)
Dengan pengalaman panjangnya, Jordi Cruyff diharapkan bisa membawa perubahan signifikan dalam sistem sepak bola Indonesia.

