HARIANMEMOKEPRI.COM – Peringatan Hari Raya Idul Adha 1446 H, sejumlah wartawan di Tanjungpinang, Provinsi Kepri menggelar penyembelihan hewan qurban sebagai bentuk penghormatan kepada tujuh wartawan senior telah wafat dan berjasa dalam dunia jurnalistik daerah.

Kegiatan ini digagas oleh Agung Wiradharma, putra dari almarhum Mochamad Zen bin Abdul Hamid Usman, bersama Hj. Rahma.

Satu ekor sapi disembelih atas nama tujuh almarhum jurnalis sebagai amal jariyah dan bentuk kepedulian lintas generasi.

Tujuh wartawan senior yang didoakan dalam qurban ini adalah:

1. Mochamad Zen bin Abdul Hamid Usman

2. Sofian Tanjung bin Safii

3. Abdul Jalil bin M. Yasin

4. Soma bin Pulan

5. Eddy Mawuntu bin Frederick Mawuntu

6. H. Akmal bin H. Djamaran Yasin

7. Abdul Hamid bin Amat Dollah

Mereka dikenal sebagai figur penting dalam perkembangan pers di Kepulauan Riau, baik sebagai peliput berita maupun pembimbing jurnalis-jurnalis muda.

Ketua panitia kegiatan, Dewi putri dari almarhum H. Akmal mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga sarat makna spiritual dan penghormatan.

“Kami ingin menghadirkan semangat silaturahmi lintas generasi. Ini tentang merawat nilai persaudaraan dan penghormatan bagi mereka yang telah berjuang di dunia jurnalistik,” ujarnya, Minggu (7/6/2025)

Penyembelihan hewan qurban dilakukan secara gotong royong oleh wartawan dari berbagai media, dibantu warga Perumahan Kharisma.

Dana untuk hewan kurban dikumpulkan secara sukarela, sebagai bentuk solidaritas dan kekompakan.

Daging hewan qurban dibagikan kepada warga sekitar dan keluarga almarhum wartawan.

Isman, anak dari almarhum Sofian Tanjung yang juga dikenal sebagai mantan anggota DPRD Tanjungpinang, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini bisa terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang.

“Semoga ini bisa menjadi tradisi tahunan, dan semakin banyak donatur yang tergerak untuk mendukung kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, para wartawan Tanjungpinang berharap dapat terus menjaga semangat kebersamaan, penghargaan terhadap profesi jurnalis, dan menumbuhkan solidaritas yang melampaui waktu dan generasi.