“MTQH tingkat Provinsi tahun lalu kita meraih peringkat kedua. Mudah-mudahan ke depan Tanjungpinang dapat meraih juara umum. Karena itu, MTQH ini bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga sebagai syiar agama,” ujar Raja Ariza.
Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan bahwa MTQH tidak hanya bertujuan melahirkan qori dan qoriah terbaik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca dengan baik dan benar, tetapi harus dipahami dan diamalkan sehingga mampu membentuk karakter manusia yang berakhlak,” ungkap Lis Darmansyah.
Camat Tanjungpinang Kota Ridwan Budo berharap seluruh peserta dapat mengikuti MTQH dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan isi kandungan Al-Qur’an.
Hal tersebut diharapkan mampu mewujudkan sumber daya manusia yang agamis, berkualitas, dan berprestasi.
“Pada tahun 2025 lalu Kecamatan Tanjungpinang Kota berhasil meraih juara umum tingkat Kota Tanjungpinang. Mudah-mudahan tahun ini kembali dapat mempertahankan prestasi tersebut. Untuk MTQH tingkat kecamatan ini diikuti 32 peserta dari masing-masing kelurahan dengan empat cabang perlombaan,” pungkasnya.

