Baca Juga: PKBL dan FAL Kota Batam Gelar Berbagi Keberkahan di Bulan Suci Ramadhan 1444 H

2.Mensucikan dan Menambah Harta

Kata zakat sendiri memiliki makna At-Thohuru, yang artinya membersihkan atau mensucikan. Dapat diartikan dengan berzakat maka Allah SWT akan mensucikan harta dan jiwa kita dari dosa.

Selain itu zakat juga bermakna An-Numuw, atau tumbuh dan berkembang. Makna ini semakin menegaskan bahwa orang yang menunaikan zakat, Insya Allah hartanya akan terus bertambah dan berkembang seusianya 

Baca Juga: Kamis 20 April Mendatang, Kemenag RI Gelar Sidang Isbat 1 Syawal 1444 H

3.Ampunan Dosa

Sebagaimana tertulis dalam Alquran surat Al Maidah ayat 12, yang menyatakan Allah berjanji mengampuni dosa-dosa hambanya yang mendirikan shalat, menunaikan zakat, beriman kepada rasul.

“Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik sesungguhnya Aku akan menutupi dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir air didalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus.” (QS. Al Maidah: 12)

Baca Juga: Selama 20 Hari Kedepan Basarnas Tanjungpinang Siaga SAR Khusus Idulfitri 1444 H

4.Mendekatkan kepada Allah SWT

Menunaikan zakat adalah salah satu bentuk mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT. zakat juga mengajarkan kita bagaimana menjadi pribadi yang pemurah, ikhlas dan tulus memberikan bantuan ke orang lain yang membutuhkan.