Imam al-Bukhari sendiri dalam kitab Sahih-nya menuliskan satu bab khusus yang membahas tentang orang yang sahur dan tidak tidur sampai tiba waktu shalat subuh. 

Al-Bukhari mendata sejumlah hadits Nabi tentang anjuran tidak tidur setelah sahur sampai waktu subuh tiba. 

Baca Juga: Rasa Duka Selimuti Dunia Olah Raga Bulu Tangkis, Atlet Syabda Perkasa Belawa Meninggal Dunia karna Kekelakaan

3. Tidak dihisab 

Setiap makanan yang dikonsumsi oleh manusia akan dihisab kelak di akhirat. Berbeda dengan makan sahur bulan Ramadhan yang salah satu keberkahannya adalah terbebas dari hisab. Dalam satu hadits Nabi dijelaskan:

ثَلَاثَةٌ لَا يُحَاسَبُ عَلَيْهَا العَبْدُ أَكَلَةُ السَّحُوْرِ وَمَا أَفْطَرَ عَلَيْهِ وَالأَكْلُ مَعَ الإِخْوَانِ 

Artinya, “Ada tiga hal (makanan) di mana seorang hamba tidak akan dihisab oleh Allah swt, yaitu makanan sahur, makanan saat berbuka puasa, dan makanan yang dinikmati bersama saudara-saudara yang lain.” (HR al-Azdra’i) 

Baca Juga: 7 Tahun Kasus Kematian Mahasiswa Universitas Indonesia, Akseyna Ahad Dori Hingga Kini Masih Jadi Misteri