HARIANMEMOKEPRI.COM — Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Forum Komunikasi Mubaligh (FKM) Tanjungpinang menyelenggarakan pelatihan untuk ratusan Mubaligh dan Mubalighah di Hotel Bintan Plaza, Jumat (12/12/2025).
Kegiatan pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dakwah di Kota Tanjungpinang.
Sebanyak 388 peserta mengikuti pelatihan yang akan berlangsung selama tiga hari. Selain pembekalan, kegiatan ini juga mencakup uji kompetensi sebagai persiapan tugas mereka dalam memberikan tausiyah dan bimbingan rohani selama Ramadhan.
Ketua FKM Tanjungpinang, Hariyun Sagita, mengatakan bahwa peningkatan kapasitas Mubaligh penting dilakukan secara berkelanjutan.
Ia menggambarkan Mubaligh layaknya pohon yang harus dirawat agar tetap tumbuh dan bermanfaat bagi umat.
“Uji kompetensi meliputi kemampuan membaca Al-Qur’an, khutbah Jumat, kultum, membaca kitab kuning, hingga wawasan kebangsaan. Harapannya, para Mubaligh semakin memahami tugasnya dan mampu menyampaikan dakwah dengan baik,” ujarnya.
Kepala Kemenag Tanjungpinang, Dr. H. Erizal, turut mengapresiasi dukungan Pemko Tanjungpinang dalam kegiatan pembinaan ini.
Menurutnya, keberadaan Mubaligh yang berkompeten sangat penting bagi perkembangan rohani masyarakat.
“Semoga para Mubaligh dapat memberikan pencerahan berdasarkan ilmu yang benar, karena tantangan kehidupan masyarakat kini semakin kompleks,” ungkapnya.
Erizal menambahkan bahwa seorang Mubaligh tidak hanya dituntut menguasai ilmu keagamaan, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, empati, dan ketulusan dalam berdakwah.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menekankan bahwa dakwah merupakan tugas suci yang memiliki peran besar dalam membangun keimanan umat.
“Mubaligh dan Mubalighah memiliki peran meluruskan akidah serta mengajak masyarakat pada kebaikan. Harapan kami, materi dakwah yang diberikan nantinya dapat diterima dengan nyaman oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda,” kata Lis.
Ia berharap pelatihan ini mampu mencetak para penceramah yang siap memberikan kontribusi besar bagi kehidupan beragama di Tanjungpinang selama Ramadhan mendatang.

