Proses pemindahan korban dari kapal ke perahu evakuasi selesai pada pukul 19.55 WIB untuk selanjutnya dibawa menuju daratan.

Sekitar pukul 20.15 WIB, tim evakuasi tiba di Pelabuhan Pelantar I Tanjungpinang dan korban segera dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Dr Midiyato Tanjungpinang untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh tim dokter setibanya di rumah sakit sekitar pukul 20.30 WIB, korban secara medis dinyatakan telah meninggal dunia.

Kasat Polairud Polresta Tanjungpinang AKP Arif Ridho menyampaikan bahwa proses evakuasi dan pengamanan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar berkat sinergi antarinstansi yang terlibat.

“Polri khususnya Sat Polairud Polresta Tanjungpinang selalu siap hadir dalam setiap situasi darurat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam proses evakuasi kemanusiaan seperti ini,” ujarnya.

Operasi SAR tersebut melibatkan unsur Basarnas Tanjungpinang, Sat Polairud Polresta Tanjungpinang, KSOP, serta Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjungpinang. Setelah korban diserahkan ke pihak rumah sakit, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 21.00 WIB.

Peristiwa ini menjadi wujud sinergi dan respons cepat antarinstansi dalam penanganan kondisi darurat di wilayah perairan Tanjungpinang.