Karena kehabisan umpan, sekitar pukul 18.30 WIB kapal bergerak menuju lokasi rompon sekitar 17 mil dari titik awal untuk mencari umpan.

“Setelah mendapatkan umpan sekitar pukul 22.00 WIB, kapal kembali menuju lokasi awal memancing,” jelas Kapolsek Tambelan.

Namun, dalam perjalanan tersebut, sekitar pukul 00.30 WIB, salah satu ABK bernama El merasakan kejanggalan pada kapal.

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa lambung kapal telah kemasukan air dalam jumlah besar.

Para ABK sempat berupaya menyelamatkan kapal dengan membuang muatan agar kapal lebih ringan, namun tidak berhasil.

Melihat kondisi semakin memburuk, para ABK mengeluarkan fiber berkapasitas satu ton. Tiga orang ABK, yakni Muli Warman, Iwan Kusnadi, dan Wahyu, berhasil naik ke fiber tersebut.

Sementara dua ABK lainnya, Fadhil dan El, tidak sempat naik akibat angin kencang dan gelombang tinggi, sehingga mereka bertahan menggunakan tutup fiber sebelum kapal akhirnya tenggelam sekitar 10 menit kemudian.

Sekitar pukul 04.00 WIB, tiga ABK yang berada di fiber berhasil diselamatkan oleh nelayan yang sedang melaut.