“Kalau melihat kondisinya sekarang, kapal sudah mengalami kebocoran dan sebagian besar badannya terendam. Kemungkinan akan sulit dilakukan evakuasi atau penyelamatan kapal,” ungkapnya.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh ABK dipastikan selamat, sementara proses pemantauan dan penanganan masih terus dilakukan oleh warga bersama pihak terkait.

Peristiwa tenggelamnya kapal kargo di perairan Belungkur menjadi perhatian masyarakat pesisir Lingga Timur mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu jalur pelayaran yang cukup padat dilintasi kapal pengangkut barang antardaerah.

Pemerintah desa bersama warga masih terus memantau perkembangan situasi sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari instansi berwenang.