Dari keterangan sementara, warga awalnya melihat kobaran api sudah membesar dari bagian dalam kapal.
“Belum ada yang bisa memastikan secara langsung penyebab di lokasi. Kami masih mendalami apakah akibat percikan api, perbuatan anak-anak atau ada hal lain,” jelasnya.
Ia juga menyoroti kondisi bangkai kapal yang selama ini kerap dimanfaatkan anak-anak sebagai tempat bermain tanpa pengawasan.
Sementara itu, api telah berhasil dipadamkan dan situasi di sekitar lokasi kembali terkendali. Polisi juga menyebutkan belum menerima laporan dari pemilik bangkai kapal.
Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kebakaran serta mengetahui secara utuh kronologi peristiwa yang menghanguskan bangkai feri MV Sri Arjuna tersebut.

