“Pancasila harus hadir sebagai ruang bersama, melindungi keberagaman, menegakkan keadilan sosial, dan memperkuat demokrasi,” katanya.

Malam itu, di atas karpet sederhana dan di bawah langit Tanjungpinang, para kader HMI menemukan kembali denyut Pancasila yang sederhana, membumi, dan penuh kehidupan.