Turnamen tersebut sekaligus menjadi sarana mempertemukan prajurit TNI, personel Polri dan masyarakat dalam sebuah kompetisi yang sehat. Interaksi melalui olahraga diharapkan dapat memperkuat kebersamaan, komunikasi dan sportivitas.

Menurut Arif, olahraga juga memiliki nilai penting dalam membentuk karakter. Semangat perjuangan, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kehormatan dan kepercayaan diri menjadi bagian yang dapat dibangun melalui kompetisi.

“Nilai-nilai itu diharapkan tumbuh dalam diri para peserta selama mengikuti kompetisi, sekaligus menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan mengejar prestasi,” ujarnya.

Mengangkat tema “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia”, pelaksanaan Open Tournament Voli Pantai Piala Panglima TNI diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pembinaan atlet.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut memiliki sejumlah sasaran, di antaranya mengukur keberhasilan pembinaan atlet, menemukan atlet potensial yang dapat dikembangkan hingga tingkat nasional dan internasional, serta meningkatkan kualitas olahraga Indonesia.

Turnamen ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara berbagai pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga, mulai dari pengurus olahraga tingkat pusat hingga daerah, TNI, Polri dan masyarakat.

Arif pun mendorong pengurus olahraga serta satuan TNI untuk terus membuka ruang kompetisi dan pembinaan melalui berbagai kegiatan olahraga.

“Kepada para atlet, bertandinglah dengan sungguh-sungguh dengan menjunjung sikap kesatria, semangat juang dan sportivitas,” pesan Arif.