HARIANMEMOKEPRI.COM — Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar prihatin dengan maraknya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi akhir-akhir ini di Kabupaten Natuna terutama di wilayah pulau Bunguran.
Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna, sampai bulan April 2023 sudah terjadi 29 kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)
Menurut Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar, kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut tidak terlepas dari cuaca yang sangat panas dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Natuna.
Baca Juga: 1,504,704 Orang Masuk Dalam DPS Tersebar Pada 7 Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Riau
Namun demikian, Politisi Partai NasDem itu menduga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi akibat kelalaian manusia.
“Kebakaran dipicu oleh maraknya pembukaan lahan dengan cara dibakar, namun hal tersebut harus terlebih dahulu dibuktikan melalui penyelidikan aparat hukum,” jelas Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Natuna juga merinci beberapa penyebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang bisa saja terjadi akibat kelalaian manusia.
Baca Juga: Pria Inisial EE Harus Berurusan Dengan Kepolisian Karena Menjual Barang Curian Di Medsos
“Itu kebakaran hutan dan lahan terjadi bisa saja akibat orang sembarangan membuang puntung rokok,” ucapnya, Kamis (13/2023)
Kebiasaan membuang puntung rokok bagi warga yang akan memancing ikan di sungai dan rawa serta sedang mencari madu bisa saja menjadi penyebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)
Maka daripada itu Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar menghimbau masyarakat tanpa terkecuali untuk dapat mengontrol kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan di hutan.
Baca Juga: Menjadi Keynote Speaker Simposium Nasional Pemasyarakatan, Yasonna H Laoly Terangkan Paradigma Hukum
Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar juga mengingatkan kebiasaan meninggalkan sisa api pembakaran saat akan meninggalkan hutan dan lahan, mengingat kondisi cuaca panas yang sangat ekstrim.
Wan Aris (sapaannya_red) mengajak masyarakat untuk dapat bersama-sama menjaga supaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dapat dihindari mengingat selain akan berdampak hukum juga asap yang ditimbulkan akan mengganggu kesehatan.
Baca Juga: Sekda Batam Jefridin Hamid Pimpin Rakor Stabilisasi Dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok
Kepada para petugas yang ditugaskan untuk turun di lapangan, Wan Aris berpesan untuk selalu mengedepankan keselamatan diri dan kewaspadaan dalam menjalankan tugas serta memperhatikan alat keselamatan dan perlengkapan.***
(Penulis: Zubadri)

