Terduga Teroris MA Bikin Surat Pamit, Ayahnya Tidak Tahu Anaknya Buat Bom

Avatar of Redaksi

- Redaktur

Selasa, 24 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok. poskotanews.com

dok. poskotanews.com

Harian Memo Kepri | Kriminal —Abdul Ghani (69) Ayah terduga teroris MA yang ditangkap di rumahnya  dikawasan Jalan Belibis V, RT 13/RW 04, Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (23/2019), mengaku tidak tahu menahu kalau anaknya teroris.

Ia mengaku baru pertama kali melihat benda-benda yang diduga bom di dalam rumah yang disembunyikan dalam lemari pakaian di kamarnya tersebut.

“Dia biasanya ikut pengajian di Masjid di daerah Bekasi. Di rumah, kalau saya tanya juga diem-diem saja. Dengan adanya kejadian begini saya malu dan kesal juga, ” tambah Abdul Ghani saat diperiksa petugas.

Ayah MA  menyebutkan  anaknya  yang bekerja di pabrik sabun disekitar KBN,  merupakan anak ke-9 dari 11 bersaudara. Ia sekeluarga sudah tinggal di rumah tersebut sejak 1974.

“Anak saya itu tertutup, diajak ngomong  juga susah. Dia nikah tidak lama cuma beberapa hari saja. Sempat pisah rumah, diusir istrinya. Padahal dia nikah itu semua kita keluarga repot patungan. Memang dia ada sakit kayak Paru-paru begitu pas berobat pakai BPJS,” kata Abdul.

Surat Pamit

Rencana matang sudah dipersiapkan oleh terduga teroris bernisial MA untuk meledakan bom rakitannya. Pria berusia 21 tahun itu sempat menulis surat pamitan kepada orang tuanya.

Surat tadi dijadikan barang bukti oleh Densus 88 sesaat menggrebek kediamannya. “Itu surat pamitan mau melakukan pengeboman di kantor kepolisian dalam waktu dekat,” ujar Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto.

Namun, dalam surat itu tidak disampaikan kantor polisi mana yang bakal dibom.”Hal ini kalau terlihat dari bahan yang sudah siap, tentunya masuk akal bahwa dia sudah menyiapkan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Kantor polisi mana tidak disebutkan, hanya dia pamit dan dia siap meledakan,” jelas Budhi.

Petugas Jihandak kemudian meledakkan bom yang dirakit oleh terduga teroris MA dilahan kosong yang hanya berjarak 600 Meter dari rumahnya.

sumber | dok. | poskotanews.com
Baca Juga :  Polres Bintan Siapkan Layanan Pengaduan Masyarakat Tanpa Pungli

Berita Terkait

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia
Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas
Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah
Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora
Wawasan Hukum Nusantara Desak Presiden Ganti Wamenaker Usai OTT KPK
Warga Mandiri Lapas Cipinang Hadirkan Ruang Belajar dan Berkarya bagi Warga Binaan
Batik Karya Warga Binaan Lapas Cipinang Laris di IPPAFest 2025, Menteri Agus Andrianto Ikut Borong

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:48 WIB

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:35 WIB

Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas

Sabtu, 8 November 2025 - 13:44 WIB

Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Sabtu, 8 November 2025 - 13:33 WIB

Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah

Rabu, 17 September 2025 - 18:46 WIB

Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora

Berita Terbaru