Setelah mendapat perawatan intensif, Benny Laos dinyatakan meninggal dunia di RSUD Bobong pada pukul 17.00 WIT.
Ia mengalami luka bakar dan patah kaki, sementara Sherly dinyatakan selamat dengan luka bakar di bagian kakinya.
Saat ini, polisi masih menyelidiki insiden meledaknya speedboat tersebut. Benny Laos telah dimakamkan di San Diego Hill, Karawang, Jawa Barat, pada Selasa (15/10/2024).
Sebelumnya, Ketua Tim Pemenangan Paslon nomor 4, M Rahmi Husen, menjelaskan bahwa penunjukan Sherly Tjoanda sebagai pengganti Benny Laos tersebut diputuskan setelah rapat koalisi pengusung di Posko Utama Kelurahan Tanah Tinggi, Ternate, pada Minggu (13/10/2024).
“Rapat hari ini menghasilkan keputusan bulat dari pimpinan partai koalisi. Kami sepakat mendorong Ibu Sherly Tjoanda untuk menggantikan posisi Benny Laos,” kata Rahmi.
Ia menuturkan bahwa langkah selanjutnya adalah berkomunikasi langsung dengan Sherly Tjoanda yang saat ini masih berada di Jakarta.
“Kami telah mengutus orang khusus untuk menemui Ibu Sherly dan menanyakan kesediaannya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Rahmi menyebut Sherly Tjoanda sebagai sosok yang kuat dan tegar.
“Ibu Sherly sangat kuat. Kami sempat berkomunikasi melalui telepon, dan beliau tetap tegar,” lanjut Rahmi.
Ia juga mengimbau para tim pemenangan untuk tetap solid menghadapi Pilkada 27 November 2024 mendatang.
“Kita harus tetap setia, kompak, dan terus memperkuat basis kita. Kemenangan sudah di depan mata, jadi pastikan panji-panji kemenangan berkibar pada 27 November nanti,” pungkas Rahmi.

