Harian Memo Kepri | Kriminal —Pelaku pencurian beraksi di Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Hasil kejahatan yang dibawa kabur sangat besar, yakni uang tunai Rp11 juta dan perhiasan emas murni seberat 222 gram.
Asnita Sihombing, korban pencurian, sudah melapor ke Polsek Cibinong. Petugas Inavis Polres Bogor pun telah melakukan olah TKP. Wanita 54 tahun itu menemani petugas dan memberi keterangan saat petugas berada di lokasi.
Korban merupakan ibunda wartawan media online. Aksi pelaku memasuki rumah korban di Kampung Padurenan, RT 05/07, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, kini dalam penyelidikan polisi.
Korban kepada wartawan bercerita, hilangnya barang berharga berupa uang tunai belasan juta dan emas seberat 222 gram baru ia ketahui setelah mandi.
Menurutnya, sekitar pukul 10.30 WIB kemarin, ia kaget setelah selesai mandi. Curiga rumahnya dimasuki orang tak dikenal, ia menuju tempat penyimpanan barang berharga. Ternyata dugaannya benar. Harta miliknya sudah raib.
“Uang tunai dan perhiasan diambil pelaku, Rabu (25/2019) pagi, saat saya lagi mandi,” kata Asnita kepada wartawan.
Menurutnya, uang dan emas yang dibawa pelaku ia simpan di dalam sebuah tas kecil dan menaruhnya di samping pakaiannya. Ketika dia selesai mandi dan ingin berpakaian, dirinya baru sadar kalau tas berisi perhiasan mulia dan uang sudah hilang.
“Dalam tas saya itu ada uang recehan yang nominalnya sekitar Rp8 juta. Lalu di tas satu lagi, emas beserta surat-suratnya. Di tas yang berisi emas itu, ada uang juga senilai Rp3 juta. Jadi ada 2 tas yang diambil pelaku,” ujarnya.
Menurut korban, dirinya meninggalkan rumah karena sedang ada urusan. Namun, saat kembali, ia melihat pintu pagar rumahnya telah terbuka.
Saat masuk, ia langsung mengecek kondisi rumah. Pintu samping rumahnya tidak dalam keadaan terkunci. Ia lalu mengecek bagian dalam rumah. Namun terlihat rapi dan dianggap baik-baik saja.
Setelah mandi, baru ia melihat ada kerusakan seperti pintu dicongkel, jendela dirusak. Namun pintu lemari tidak seperti dibobol. Sesaat ia merasa aman. Namun, kemudian baru ia sadar, jika uang dan perhiasan dalam dua tas sudah raib.
“Ketika saya pergi kemarin itu, pintu depan dan samping dalam keadaan terkunci. Rumah saya tinggalkan dalam keadaan kosong. Kedua anak saya juga sudah berangkat bekerja. Lalu pas saya pulang, pintu samping masih dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci,” ungkapnya.
Saat sadar menjadi korban pencurian, dirinya langsung melaporkan ke Polres Bogor.
“Polisi sudah melakukan penyelidikan. Bila ada perkembangan, nanti saya akan diinformasikan,” kata Asnita mengutip pernyataan penyidik.
sumber | dok. | poskotanews.com









