Harian Memo Kepri | Anambas — Polres Kepulauan Anambas menggelar pelatihan Search and Rescue (SAR) bersama team Basarnas di pelabuhan Tanjung Momong, Selasa (07/01).
Data terhimpun, giat pelatihan satgas pecegahan dan penanggulangan bencana yang telah berlangsung adalah dalam rangka mitigasi bencana di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kegiatan yang diikuti oleh 23 peserta dari Polri dan Basarnas Kepulauan Anambas ini bertujuan untuk melatih ketrampilan di lapangan bagi dua, yaitu Water Resque dan Vertical Resque.
Water Resque terdiri dari lari berenang, Medical First Responden (MFR), teknik mendayung dan membalikan Rubber Boat (perahu karet), teknik pertolongan di air dan teknik pertolongan di darat.
Vertical Rescue terdiri dari perkenalan dan penggunaan alat vertical, evakuasi korban dari ketinggian atau jurang, tali-temali dan simpul, serta teknik pertolongan.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Cakhyo Dipo Alam, SIK menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan ini dikerjakan dengan serius untuk mempersiapkan diri terhadap bencana yang tidak terduga terjadi.
“Karena bencana alam kemungkinan bisa saja terjadi sewaktu-waktu yang tidak terduga di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas,” ucapnya.
“Semoga dengan adanya latihan ini, kita tahu persiapan apa yang kita lakukan apabila bencana alam terjadi di wilayah kita,” tambahnya.
Cakhyo juga manyampaikan bahwa pelatihan satgas ini merupakan bekal tersendiri dalam bertugas.
Sementara Kepala Kantor Basarnas, Mexianus Bekabel, S.Sos K. mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan sama tujuannya, yaitu mencegah dan penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Ini adalah persiapan bersama mengatasi bencana atau kecelakaan di wilayah Anambas,” ucap Mexianus Bekabel melalui telepon seluler.
“Karena kondisi kontur tanah kita labil dan untuk wilayah kita 99 persen laut, sehingga itu memicu kecelakaan di laut, maka dari itu pelatihan ini digelar,” tambah Mexianus Bekabel.
Penulis | Pinni









