Ditto mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan membeli tiket lebih awal mengingat kuota tiket dengan tarif diskon bersifat terbatas.
“Setelah kuota yang disediakan habis, tarif normal akan kembali diberlakukan,” jelas Ditto.
Ia juga menegaskan bahwa diskon tidak berlaku untuk tiket yang dibeli sebelum 6 Juni 2026 maupun setelah 15 Agustus 2026.
“Tiket yang telah dibeli sebelum program berjalan juga tidak dapat memperoleh pengembalian selisih biaya akibat pemberlakuan diskon,” ungkap Ditto
Selain itu, calon penumpang diwajibkan melakukan perjalanan sesuai identitas yang tercantum pada tiket.
PELNI mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari potensi penipuan dan penyalahgunaan tiket.
Melalui program tersebut, PELNI berharap semakin banyak masyarakat dapat menikmati layanan transportasi laut dengan biaya yang lebih terjangkau selama libur sekolah, sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah di seluruh Indonesia.

