HARIANMEMOKEPRI.COM — Dalam rangka memperkuat peran organisasi dan membangun kader-kader yang berintegritas, Wawasan Hukum Nusantara (WHN) akan menggelar Workshop Anti Korupsi dan Pengawalan Demokrasi.

Kegiatan ini dirancang sebagai pelatihan bagi seluruh mahasiswa WHN yang diproyeksikan untuk membantu negara dalam penegakan hukum, khususnya dalam mengungkap dan melaporkan dugaan tindak pidana korupsi di berbagai provinsi di Indonesia.

Ketua Umum WHN, Arqam, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut akan berlangsung secara berkelanjutan dan menghadirkan mentor dari kalangan praktisi serta akademisi hukum yang berpengalaman.

Para peserta akan dibekali keterampilan dalam melakukan penyidikan independen, termasuk tata cara pelaporan ke institusi penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Gerakan ini kami lakukan sebagai bentuk kontribusi WHN untuk menjaga kekayaan negara yang pada akhirnya akan dikembalikan kepada masyarakat. Salah satunya dalam bentuk pemenuhan hak atas pendidikan yang layak,” ujar Arqam di Jakarta, Senin (17/3/2025).

Ia menambahkan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa yang maju dan sejahtera. Hal itu sejalan dengan cita-cita luhur bangsa Indonesia.

Dalam waktu dekat, WHN juga berencana mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto.

Surat tersebut berisi usulan dan solusi inovatif terkait peningkatan kualitas perekonomian, pendidikan, dan kesehatan di Indonesia.

Dikenal aktif di bidang pendidikan dan hukum, WHN menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintah dalam upaya membangun bangsa.