Pemalang – Kekeringan masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, hingga awal November 2026. Curah hujan yang rendah dan belum merata menyebabkan masyarakat di beberapa desa masih membutuhkan pasokan air bersih.
Wilayah terdampak meliputi sejumlah desa di Kecamatan Pulosari, Watukumpul, Warungpring, dan Randudongkal. Warga di kawasan tersebut masih bergantung pada bantuan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmalludin, membenarkan bahwa permintaan bantuan air bersih masih berlangsung hingga Minggu (8/11/2026).

“Masih, karena hujan intensitasnya masih rendah dan belum merata. Di beberapa desa Kecamatan Pulosari, Watukumpul, Warungpring dan Randudongkal masih minta suplai air,” ungkap Agus Ikmalludin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (8/11/2026).
Agus menjelaskan, rendahnya intensitas hujan membuat sejumlah wilayah belum sepenuhnya terbebas dari persoalan kekeringan. Kondisi tersebut terutama dirasakan masyarakat di kawasan pegunungan dan dataran tinggi yang masih mengalami keterbatasan sumber air.
Belum meratanya curah hujan juga menyebabkan sumber-sumber air di sejumlah wilayah belum kembali mencukupi kebutuhan masyarakat.
BPBD Kabupaten Pemalang terus menerima laporan terkait kebutuhan distribusi air bersih dari wilayah terdampak. Masyarakat yang masih mengalami kesulitan air diimbau berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait.
Kondisi kekeringan di Pemalang masih perlu diwaspadai hingga curah hujan meningkat dan ketersediaan sumber air kembali mencukupi kebutuhan warga. (***)

