“Kepulauan Riau memiliki kebutuhan khusus yang memerlukan pendekatan kolaboratif dan strategis. IMI Kepri menilai kepemimpinan IMI harus dilanjutkan oleh figur yang tidak hanya memahami dunia otomotif, tetapi juga mampu menjembatani berbagai kepentingan daerah dan nasional,” tegas Bamsoet.
Sementara itu, Ketua IMI Kepri Rizki Faisal menyampaikan bahwa dukungan kepada Bamsoet diberikan bukan semata karena rekam jejaknya sebagai tokoh nasional, melainkan juga karena konsistensinya dalam membawa perubahan positif di tubuh IMI.
“Di bawah kepemimpinan Pak Bamsoet, IMI telah bertransformasi dari organisasi yang terkesan eksklusif menjadi rumah besar bagi seluruh pelaku otomotif, mulai dari pembalap muda, komunitas otomotif, hingga bengkel modifikasi,” ujar Rizki.
Lebih lanjut Rizki mengungkapkan, keberlanjutan program yang sudah dibangun dalam empat tahun terakhir akan lebih efektif jika kembali dilanjutkan oleh Bamsoet.
Selain itu, IMI Kepri juga berharap dukungan pusat dapat mempercepat rencana pembangunan sirkuit permanen berskala internasional di Batam.
“Pak Bamsoet memiliki visi yang jelas dan jaringan yang luas, baik di dalam maupun luar negeri. Ini sangat kami butuhkan untuk mempercepat realisasi pembangunan sirkuit tersebut,” pungkas Rizki.

