Ada Pendemo Ngumpet di Ambulans, Polda Metro Beri Masukan ke Dinas Kesehatan DKI

Avatar of Redaksi

- Redaktur

Jumat, 27 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok. poskotanews.com

dok. poskotanews.com

Harian Memo Kepri | Kriminal —Tiga warga sipil yang ikut dalam demo DPR RI, Jakarta Pusat pada Rabu (25/2019) diamankan polisi. Ini karena mereka menyembunyikan batu dan botol bensin dalam mobil ambulans milik Palang Merah Indonesia (PMI).

Atas peristiwa tersebut, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Suyudi Ario Seto menyarankan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengevaluasi Standar Operasi Prosedur (SOP) petugas ketika melayani orang saat terjadi kerusuhan.

“Ini juga masukan buat Dinas Kesehatan kalau misalnya ingin melayani seseorang harus lihat-lihat dulu. Jangan sampai orang yang dilayani ini tidak kelihatan sakit, tapi membawa alat-alat kejahatan. Bahkan mungkin ada batu, bom molotov seperti itu,” ujar Suyudi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (26/2019).

Ia menilai, petugas kesehatan yang beertugas saat aksi rusuh seperti ini perlu lebih berhati-hati dalam memberikan pelayanan kesehatan. Tujuannya, mengantisipasi oknum nakal memanfaatkan kesempatan dengan bersembunyi di dalam ambulans.

“Seharusnya ada upaya-upaya, supaya untuk diamankan dulu tidak langsung masuk ke dalam mobil kesehatan seperti itu,” jelas Suyudi.

Sebelumnya Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka yang menyembunyikan batu dan botol bensin dalam ambulans di dekat Gardu Tol Pejompongan, Jakarta Pusat.

Ketiga tersangka itu, yakni AN, RL dan YG. Suyudi menyebut, mereka bukan mahasiswa ataupun pelajar, melainkan masyarakat sipil. Ketiganya diamankan polisi ketika berada di dalam mobil ambulans milik Palang Merah Indonesia (PMI).

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka itu dijerat Pasal 170, 406, 212, dan 218 KUHP, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

sumber | dok. | poskotanews.com
Baca Juga :  BP Batam Dukung Penuh Pengembangan Investasi Sektor Inovasi Teknologi di Indonesia

Berita Terkait

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia
Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas
Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah
Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora
Wawasan Hukum Nusantara Desak Presiden Ganti Wamenaker Usai OTT KPK
Warga Mandiri Lapas Cipinang Hadirkan Ruang Belajar dan Berkarya bagi Warga Binaan
Batik Karya Warga Binaan Lapas Cipinang Laris di IPPAFest 2025, Menteri Agus Andrianto Ikut Borong

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:48 WIB

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:35 WIB

Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas

Sabtu, 8 November 2025 - 13:44 WIB

Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Sabtu, 8 November 2025 - 13:33 WIB

Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah

Rabu, 17 September 2025 - 18:46 WIB

Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora

Berita Terbaru