HARIANMEMOKEPRI.COM — Bot adalah sebutan kapal perahu ukuran kecil menurut masyarakat nelayan daerah pesisir khususnya Kabupaten Lingga dimana seluruh bagian umumnya terbuat dari kayu, baik itu bagian dasar maupun bagian utama dari kapal ini
Tentunya pembuatan Bot bagi masyarakat pengrajin, harus memiliki keahlian dan ketelatenan, sehingga mampu, menghasilkan maha karya, enak dipandang, memiliki daya tahan serta berpengaruh pada daya gerak kapal itu sendiri.
Baca Juga: 14 Februari Merupakan Hari Lahirnya KH Hasyim Asy’ari Pendiri Nahdlatul Ulama
Menjadi seorang pengrajin bot sepertinya sudah diminati oleh masyarakat pesisir Kabupaten Lingga sejak lama, karena dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan.
Pengerjaan sebuah bot yang umum terjadi menurut masyarakat pengrajin adalah adanya pesan dari seseorang, baru kemudian perakitan pembuatan dilakukan
Untuk mendapat sebuah yang kapal perahu yang memilik daya pandang, daya gerak maupun daya tahan ini tentunya memiliki bahan berupa kayu pilihan yang harus diperhatikan.
Baca Juga: Waspada Berikut ini 9 Sungai dan Pesisir Mangrove di Kabupaten Lingga Sering Bermunculan Buaya
Berikut bahan utama bagian bagi pengrajin bot dan jenis kayu yang digunakan
1. Papan, pemilihan jenis kayu untuk dijadikan papan dinding adalah jenis kayu ringan seperti seraya dan Meranti
2. Sauk, merupakan bagian yang mempertemukan ujung ujung papan bagian depan, bagian ini sangat menonjol dibanding bagian lain dalam sebuah bot, kayu yang digunakan kayu sesaf.
3.Gading, merupakan penyangga bagian dalam sebagai tempat untuk menempelkan papan.
Baca Juga: Unit Reskrim Polsek Bintan Timur Ringkus Pelaku Jambret di Tanjungpinang
4. Cate, merupakan tonggak bagian bawah buritan sebagai tempat pertemuan beberapa papan bagian belakang, kayu yang dipakai sama halnya dengan Sauk
5. Lunas merupakan tulang bawah yang yang menghubungkan antara Sauk dan Cate dan tempat tegaknya gading sebagai tonggak penopang.
Kayu yang digunakan adalah jenis resak dan mentapal
Baca Juga: Lanud Raja Haji Fisabilillah Adakan Pembinaan Sosialisasi serta Pengenalan Stunting
6. Mempisang merupakan tulang samping yang sejajar dengan papan dinding ukurannya lebih kecil namun lebih tebal dari papan kayu yang digunakan adalah lakis.
7.Pesak merupakan tulang bagian dalam menghubungkan antar gading sampai buritan .
Kayu yang digunakan adalah dari jenis papan itu sendiri ataupun kayu lakis juga.
Baca Juga: Wali Kota Dandang Panci dan Kuali
8. Kerapatan antar bagian adalah penentu akan daya tahan sebuah bot
Selain pemilihan jenis kayu, untuk mendapatkan mutu sebuah bot adalah kembali kepada si pengrajin itu sendiri dari sepanjang pengalaman yang sudah dimiliki .
Pengerjaan sebuah bot dilakukan ketika adanya pesanan dari seseorang namun adanya juga sebuah yang sudah siap untuk dibawa pulang.
Baca Juga: Air Kelapa Buat Donat Kentang Lebih Empuk Cek Cara Buatnya
Menurut pengrajin bot yang ada di daerah pesisir dan pulau – pulau Kabupaten Lingga, hasil karya mereka, ditunjang dengan jenis kayu dari sumber daya hutan Kabupaten Lingga yang berkualitas untuk sebuah bot selain dari bentuk serta model sebuah bot, sangat diminati oleh masyarakat nelayan Kabupaten Lingga itu sendiri.
Bahkan tak jarang hasil karya mereka juga sangat diminati oleh masyarakat luar daerah Kabupaten Lingga terutama yang berdekatan seperti masyarakat nelayan Numbing Pulau Bintan dan bahkan sampai keluar Provinsi seperti Bangka Belitung.
Baca Juga: Sejarah Singkat Tentang Nama Suku di Sumatera Barat, Berikut Penjelasannya
Dengan semakin dikenalnya bot produksi rumahan masyarakat pesisir Kabupaten Lingga, sehingga pesanan akan berdatangan dan pengrajin bot ini kewalahan menghadapi pesanan hingga harus membuat sebuah penolakan atau membuat semacam daftar tunggu pesanan bot.
Sehingga tak jurang juga dilihat sepanjang bangsal tempat pembuatan bot ini dijejali, rangka rangka bot yang berjejer
Karena keterbatasan pekerja, kebutuhan mendesak konsumen, atau ketersediaan bahan baku, karena sebagai contoh untuk mengerjakan sebuah bot kecil dibutuhkan waktu lebih kurang 20 hari.
Baca Juga: Trisha Eugelica Ungkap Rasa Cinta Setelah Sang Ayah Ferdy Sambo Dapat Hukuman Mati
Ini merupakan keadaan normal dalam artian bahan baku perakitannya sudah tersedia, namun jika bahan baku belum tersedia, maka akan sangat memakan waktu.
Semisalnya untuk mengeringkan papan agar tidak terjadi penyusutan dibutuhkan waktu paling cepat itu 1 bulan dengan cuaca panas untuk menghasilkan kualitas selain jenis yang menjadi prioritas juga tingkat kekeringan akan papan yang dibutuhkan.
Baca Juga: Kondisi Terkini Ardhito Pramono Paska Pingsan di Panggung, Ungkap Sebab Utamanya
Ketersediaan bahan baku ini juga disebabkan, jenis kayu yang dibutuhkan sudah semakin sulit untuk mendapatkannya, disebabkan sudah semakin menjamurnya pengrajin bot di daerah pesisir Kabupaten Lingga.
Walaupun demikian untuk memperoleh sebuah bot dalam waktu yang diinginkan maka seorang pengrajin bot harus bersabar menunggu atau membantu sang pengrajin mengusahakan bahan yang sering diresahkan menurut pengrajin bot ini yaitu papan dalam keadaan kering, gading dan Sauk (tonggak depan).***

