Saat berada di lokasi, ia mencium aroma tidak sedap yang mencurigakan. Setelah ditelusuri, bau tersebut mengarah pada temuan kerangka manusia.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Personel Polsek Sadu pun segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi jenazah sudah tinggal kerangka. Namun, masih ditemukan pakaian yang melekat pada tubuh korban berupa kaos lengan panjang berwarna abu-abu dengan bagian lengan berwarna ungu.

Diketahui, korban sebelumnya pergi melaut untuk menjaring ikan pada Kamis malam, 13 Maret 2026 sekitar pukul 19.00 WIB. Namun hingga keesokan harinya, korban tidak kunjung kembali.

Warga sempat menemukan jaring milik korban pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIB, namun korban beserta perahunya tidak ditemukan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban juga memiliki riwayat penyakit hipertensi.

Adapun rombongan penjemputan jenazah terdiri dari Kepala Desa Sungai Pinang Diyau Rusdi, Bhabinkamtibmas Brigadir Mariantho Hasugian, pihak keluarga, serta warga setempat.