Wisatawan urban kini makin gencar berburu ketenangan di sudut-sudut tersembunyi Nusantara demi melepaskan penat dari rutinitas pekerjaan yang kerap menguras energi pikiran sehari-hari.
Ketika sebagian besar pengunjung memadati pantai populer di kawasan Lombok Selatan, Desa Tetebatu yang berada di kaki Gunung Rinjani justru menawarkan kesejukan lereng pegunungan dengan pemandangan hijau yang menenangkan jiwa.
Perjalanan menuju desa asri ini menyajikan panorama terasering sawah bertingkat yang membentang luas menyatu dengan kabut tipis pada pagi hari sebelum sinar matahari menyinari seluruh lembah.
Penduduk lokal menyambut setiap kedatangan pelancong dengan senyuman hangat serta sajian kopi hitam racikan tradisional yang diseduh langsung dari biji kopi sangrai hasil kebun sendiri.
Aktivitas jelajah alam dimulai dengan menyusuri jalan setapak kecil di antara rumpun bambu rindang yang mengarahkan langkah kaki menuju kawasan Hutan Kera Hitam yang dilindungi oleh warga sekitar.
Satwa endemik yang pemalu tersebut kerap terlihat melompat santai di antara dahan pepohonan tua tanpa merasa terganggu oleh kehadiran para tamu yang berjalan perlahan sambil mengamati keindahan flora.
Menyatu dengan Ritme Kehidupan Warga Lokal
Berjalan lebih jauh ke dalam kawasan pedesaan membawa rombongan wisatawan menemukan aliran air terjun tersembunyi dengan jernihnya air pegunungan yang menyegarkan tubuh setelah perjalanan panjang melalui jalur trekking.
Keberadaan gemericik air limpahan dari tebing batu alam menciptakan suasana damai yang sangat cocok bagi siapa saja yang ingin bermeditasi atau sekadar menikmati keheningan alam nan murni.

