Sedangkan untuk tahun 2024, insiden TB diperkirakan meningkat menjadi 1.728 kasus dengan penemuan kasus sampai Februari sebanyak 81 kasus atau 4,6 persen.
Mengutip data Global TB Report 2023, Indonesia berada pada posisi kedua dengan jumlah beban kasus TB terbanyak setelah India, diikuti Cina.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak termasuk perwakilan dari lintas sektor, kader kesehatan, dan masyarakat sekitar Puskesmas Tanjungpinang.
Selain itu, Rustam juga memaparkan tentang inovasi baru dalam pencegahan TB. Yaitu perluasan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT)
Bagi orang yang tidak sakit tetapi berkontak serumah dengan pasien TB yang terkonfirmasi bakteriologis, petugas kesehatan yang berisiko tinggi, sekolah berasrama, dan tempat pengungsian.
Pentingnya kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam mencegah penularan TB juga disoroti dalam acara tersebut.
Masyarakat dihimbau untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, termasuk memperhatikan etika batuk dan bersin.
Rustam mengajak mengkonsumsi makanan bergizi, serta memperhatikan sirkulasi udara dan akses sinar matahari di lingkungan rumah masing-masing.

