HARIANMEMOKEPRI.COM — Seringkali kita menonton televisi hingga berjam-jam apalagi ketika ada pertandingan sepakbola ataupun sambil menunggu waktu sahur kita selalu bergadang semalaman untuk menonton televisi.
Taukah anda ternyata menonton televisi hingga seperti itu memiliki dampak yang negatif bagi kesehatan baik untuk orang dewasa maupun anak-anak.
Baca Juga: Inilah 7 Tips Cara Mengatasi Handphone Kemasukan Air, Salah Satunya Simpan di Dalam Beras
Informasi seputar bahaya-bahaya yang terjadi akibat screen time, terutama karena menonton televisi terlalu lama, umumnya difokusnya hanya kepada anak-anak saja. Padahal, orang dewasa juga bisa mengalami dampak negatif akibat menonton televisi terlalu lama.
Menurut penelitian, rata-rata orang menghabiskan waktu sekitar 2 jam sehari untuk menonton televisi. Belum lagi, dalam sehari kita mungkin tidak hanya menonton televisi.
Tetapi juga menggunakan gadget atau komputer. Bila digabungkan, durasi kita menatap layar atau screen time bisa mencapai 5-7 jam per hari.
Baca Juga: Keindahan Pulau Pahawang Lampung Surga Tersembunyi Wajib di Kunjungi
Berikut ini dampak negatif bagi kesehatan jika terlalu lama menonton televisi
1. Masalah perilaku
Dampak negatif televisi yang bisa langsung dirasakan, terutama bagi anak-anak, adalah masalah perilaku.
Anak usia sekolah dasar yang menghabiskan waktu menonton televisi lebih dari 2 jam sehari, apalagi tanpa pengawasan orang tua, biasanya memiliki masalah emosional dan sosial.
Baca Juga: Piala Adipura Tahun 2022 Kembali di Raih Tanjungpinang,Banyak Keberkahan Bagi Petugas Kebersihan
Acara televisi bisa saja menampilkan adegan kekerasan. Nah, ini bisa menjadi contoh yang buruk bagi anak dan mereka cenderung akan meniru apa yang ia lihat di televisi dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, beberapa anak lain mungkin akan merasa ketakutan hingga bermimpi buruk.
Beberapa penelitian juga mengungkap bahwa anak yang memiliki televisi di kamarnya sulit untuk fokus belajar dan memiliki prestasi yang lebih buruk daripada yang tidak.
2. Sulit bersoliasasi
Kecanduan menonton televisi juga bisa membuat orang enggan untuk bersosialisasi, terutama bagi anak.
Hal ini karena menurut mereka, menonton televisi lebih menyenangkan daripada bermain atau berinteraksi dengan orang lain.
Karena waktu bermain dengan teman sebaya terbatas, keterampilan sosial anak juga akan berkurang.
Baca Juga: Sejak Dari Bayi Reza Rahadian Sudah Ditinggalkan Sang Ayah dan Harus Jadi Tulang Punggung Keluarga
Bila ini terjadi, anak akan cenderung malu atau susah beradaptasi dengan lingkungan.
3. Kesulitan tidur
Dampak negatif lainnya menonton televisi biasanya menjadi salah satu cara orang bersantai sebelum tidur.
Sayangnya, menonton televisi terlalu dekat dengan waktu tidur di malam hari justru bisa menjadi bumerang.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kabupaten Anambas Siang Sampai Sore Hujan Lebat dan Malam Hari Berawan
Paparan cahaya yang dipancarkan dari layar televisi bisa mengganggu siklus tidur dan menyebabkan insomnia atau kesulitan tidur.
4. Kesehatan mata terganggu
Dampak negatif menonton televisi selanjutnya adalah munculnya gangguan mata. Orang yang sering menghabiskan waktu menonton televisi lebih berisiko mengalami mata lelah.
Hal ini ditandai dengan mata yang berair, tampak lebih merah, sering kedutan, dan terasa gatal.
Baca Juga: Hujan Ringan Masih Membasahi Kecamatan Daik Lingga Sampai Malam Hari
Selain itu, sering menonton televisi juga bisa menyebabkan rabun jauh, baik pada anak maupun orang dewasa, atau bertambahnya ukuran minus mata pada orang yang telah memiliki mata minus.
5. Kelebihan berat badan
Saat asyik menonton televisi, orang biasanya cenderung duduk dalam waktu yang lama. Terlalu banyak waktu melakukan aktivitas yang menetap ini bisa menjadi faktor risiko kelebihan berat badan atau obesitas.
Baca Juga: Tanjung Balai Karimun Diperkirakan Mengalami Hujan Ringan Hingga Malam
Tips Mengatasi Dampak negatif menonton Televisi
Untuk mengatasi dampak negatif menonton televisi pada anak, orang tua perlu memberikan batasan yang tegas.
Anak di bawah usia 2 tahun sebaiknya belum boleh screen time, termasuk menonton televisi. Sementara itu, anak di atas 2 tahun batasi screen time 1 hingga 2 jam sehari.
Baca Juga: Peringati HUT Polda Kepri ke 18, Polres Bintan Gelar Donor Darah dan Berikan Bantuan Sembako
Mengurangi waktu menonton televisi bisa menjadi sulit bagi beberapa anak-anak. Namun, orang tua bisa mengajarinya pelan-pelan bahwa menonton televisi terlalu lama bisa memberikan dampak negatif.
Alih-alih menonton televisi, orang tua bisa mengajak si kecil untuk melakukan aktivitas lain yang bisa membuatnya lebih aktif dan kreatif, misalnya menyusun lego, bermain slime, mewarnai, menggambar, atau membacakan anak buku cerita.
Selain itu, ada beberapa tips lain guna mengatasi dampak negatif menonton televisi yang bisa diterapkan sehari-hari yakni.
Baca Juga: Sisa Kulit Roti Tawar Dapat dibikin Desert Manis yang Lezat, Berikut Bahan dan Cara Buatnya
Usahakan jangan ada televisi di dalam kamar, apalagi kamar tidur anak. Hindari menonton televisi sambil makan. Hindari membiarkan televisi terus menyala saat tidak ada yang menonton.
Tentukan dengan pasti program televisi mana yang ingin kita atau anak tonton, lalu matikan televisi saat program tersebut telah selesai.
Awasi anak saat ia menonton televisi dan pastikan ia menonton acara televisi yang sesuai dengan usianya.
Tantang diri sendiri atau si kecil untuk mengurangi durasi menonton televisi, misalnya seminggu tidak menonton televisi.
Lakukan kegiatan lain yang lebih aktif daripada menonton televisi, seperti bermain, olahraga, atau berjalan-jalan.***

