“Memang kita khusus mendatangkan beberapa bahan terbaik untuk pekerjaan ini. Seperti cat kualitas terbaik dari Jerman, hingga karpet dari turki. Semua kita pilihkan yang terbaik” kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Selasa (14/02).

Gubernur Ansar menambahkan, dalam pekerjaan revitalisasi tersebut, selain mempercantik ,ia berupaya untuk semaksimal mungkin mengembalikan bentuk masjid seperti bentuk aslinya.

Baca Juga: Beri Motivasi Pelajar, Ansar Membaur Bersama Putra-Putri SMAN 1 Bintan Utara

“Untuk itu saya pun minta agar atap masjid yang telah diganti dengan spandek untuk dikembalikan menggunakan genteng tanah liat. Begitu pula lantai halaman yang kita ganti dengan marmer” ujarnya.

Semua itu, menurut Gubernur Ansar, sudah mendapat persetujuan dari berbagai pihak. Karena revitalisasi aset heritage seperti Masjid Jami Sultan Lingga ini memang tidak mudah. Banyak perizinan yang telah dilalui hingga dapat sampai ke tahap ini.

“Jadi sebelum melaksanakan revitalisasi, beberapa perizinan yang kita urus seperti dari BPCB Batu Sangkar, Kementerian PUPR, Kemendikbud, sampai rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Kepri. Dan alhamdulillah semua telah kita lalui dan dapat kita revitalisasi” ungkap Gubernur Ansar.