Kepri HMK, Anambas — Puluhan wartawan yang bertugas di Anambas akan menggelar aksi tutup mulut dengan lakban, Jumat (08/19).
Aktivitas yang dilakukan para pahlawan informasi itu memang tidak biasa, mengingat selalunya mereka setiap hari meliput berita untuk menyuarakan aspirasi dan menyajikannya kepada masyarakat.
Dari informasi yang didapat, rupanya aksi ini dilakukan dalam rangka merayakan Hari Pers Nasional (HPN) yang ke 73 pada tahun 2019 ini, di Tugu Buak.
Koordinator Aksi Fitra Hadi mangatakan, aksi tutup mulut salah satunya adalah untuk menghimbau stop kekerasan dan kriminalisasi pers.
“Walaupun di daerah kami kriminalisasi dan kekerasan belum pernah terjadi, namun saya menghimbau kepada kawan-kawan untuk tetap berkerja pada koridor kode etik jurnalistik,” kata Fitra.
Pria yang menjabat sebagai Pemimpin Redaksi (Pemred) Portal Metrosidik mengungkapkan bahwa salah satu tujuan aksi ini adalah untuk mempererat solidaritas para pekerja pers yang ada di Anambas khususnya dan Indonesia pada umumnya.
“Selama ini kita berkerja dengan aktivitas masing-masing tugas untuk memburu informasi guna dipoles dengan komprehensif agar menjadi berita yang layak dikonsumsi khalayak ramai,” jelasnya.
Ia melanjutkan, aksi yang dilakukan untuk memberikan energi baru bagi para pekerja pers yang rela bertugas diujung negeri untuk mengabdikan diri, bahkan harus rela terpisah dari keluarga yang dicintai.
“Pengabdian mereka sangat luar biasa dalam mendorong pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas, meski banyak dinamika serta retorika yang terjadi saat bertugas,” bebernya.
Fitra menambahkan, aksi ini merupakan refleksi bagaimana beratnya perjuangan pers Anambas dalam mendorong pembangunan.
“Ingat pers hadir disegala tingkat sosial masyarakat sebagai corong informasi yang mampu memberikan aura positif bagi pembangunan negeri,” ucapnya.
Sejak daerah ini terbentuk sambung dia, pers telah eksis hingga saat ini terus menyuarakan aspirasi dan keinginan masyarakat dalam bentuk tulisan informasi aktual, tajam, dan terpercaya.
“Harapan kami diaksi in, semoga kedepannya insan pers mampu membangun kepercayaan publik serta dapat menciptakan sinergitas bersama stakeholder dalam membangun dan mengimplementasikan negara yang berdemokrasi demi kemajuan bangsa dan negara,” tukasnya.
Sementara itu, Indra Gunawan yang merupakan Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan HPN mengatakan, aksi damai menutup mulut dengan lakban merupakan salah satu dari sejumlah rangkaian kegiatan HPN ke 73 di Anambas.
“Ini merupakan kegiatan pembuka, pada hari Sabtu tanggal 9 bulan Februari kita akan melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) di Gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS),” ujarnya.
Ia menyampaikan, akan ada sejumlah kegiatan yang akan digelar selain dua kegiatan diatas antara lain, Bakti Sosial, Lomba mewarnai tingkat TK dan Lomba Foto.
“Banyak kegiatan yang kita akan lakukan, sebagai wujud dari eksistensi hadirnya wartawan dalam mendukung majunya pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas,” tutupnya.
Penulis : Pinni Editor : Tomo

