Pada kesempatan lain, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kepulauan Anambas, Saiful Anwar, secara lantang menyampaikan bahwa saat ini pengurus PW GP Ansor Kepri seolah sedang “mempermainkan” kader-kader ditingkat Kota dan Kabupaten Se Kepri, itu terindikasi dari abainya terhadap pengajuan SK PAC.
“Kami sejak dua tahun lalu mengajukan SK PAC Kecamatan namun hingga sekarang tidak pernah terbit, bahkan SK PC pun hampir 3 tahun baru bisa diterbitkan, ini kan main-main namanya,” terang Syaiful dengan nada geram.
Saiful Anwar juga menyatakan bahwa PC GP Ansor Anambas tidak berada dalam posisi mengemis SK, tapi secara moralitas berusaha melanjutkan perjuangan yang dititikberatkan dari para pendiri Ansor dan para Muassis NU demi perjuangan dan khidmat tanpa batas.
“Sekali lagi Anambas tidak pernah mengemis untuk diberikan SK PAC, tapi sudah menjadi hak ketika semua prasyarat sudah dipenuhi. Itu menjadi tanggungjawab dan kewajiban PW untuk memberikannya,” ucapnya.
Saiful mengajak seluruh kader Ansor Banser se-Kepri agar melek dengan situasi GP Ansor Kepri yang sedang tidak baik-baik saja.
“Mari sahabat-sahabat Ansor Banser se Kepri, saatnya kita bangkit, saatnya kita kembalikan Ansor pada khittohnya. kita harus malu dengan muassis NU yang sudah melahirkan dan memperjuangkan marwah organiasi keramat ini. Jangan diam saja,” pintanya.
Harapan senada juga disampaikan oleh ketua PC GP Ansor Natuna Junaidi agar kedepannya Ansor tetap berjalan sesuai khittoh dan rules organisasi.
Hingga saat ini sudah ada 4 PC yang sepakat membuat surat pernyataan sikap terkait kondisi PW GP Ansor Kepri untuk segera dilayangkan ke pusat. Diantaranya, Bintan, Tanjungpinang, Kepulauan Anambas dan Natuna.

