Tanjungpinang – Dalam rangka ulang tahun Milangkala ke 5, tahun 2022, Paguyuban Pasundan menggelar berbagai kegiatan, seperti Futsal, Donor Darah, kejuaraan karambol, Arumba, Calung, Angklung, cerdas – cermat bahasa sunda, Tari Jaipong yang diikuti warga Pasundan Jawa Barat Kota Tanjungpinang, Minggu ( 27/02 ) malam.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat Pasundan Kota Tanjungpinang Komplek Ruko Pinang Mas Residence Blok.A No.42 jalan Raja Haji Fisabilillah Km.8 atas, Kota Tanjungpinang.
Sekretaris Paguyuban Pasundan Tanjungpinang Mayor Arief Gunawan menjelaskan kegiatan ini tentunya dapat membawa warga Pasundan kearah yang baik dan semakin maju kedepannya, mampu melestarikan budaya Sunda dan menjaga keaslian dalam mencermati kecerdasaan dan merupakan ajang untuk mengembangkan keterampilan membaca aksara Sunda bagi anggota Keluarga Besar Paguyuban Pasundan Kota Tanjungpinang dalam Bahasa dan Budaya Sunda.
” Mudah-mudahan ini menjadi pemantik untuk kemajuan Bahasa dan Seni Sunda dalam Berbahasa Sunda dan membaca Aksara Sunda di Kota Tanjungpinang,” terang Arief yang kesehariannya bertugas di Lanudal Tanjungpinang ini.
Pada perlombaan cerdas cermat bahasa Sunda tersebut dibagi menjadi kelompok dimana satu kelompok terdiri 3 ( tiga ) orang. Tak lupa juga panitia lomba menghadirkan Diah Ratna Karina sebagai tim penilai, ahli bidang Bahasa yang telah teruji dan berkompeten, di dunia tata Bahasa Sunda.
” Akademisi asal Kota Bandung Jawa Barat bersama Toto Sucipto kepala BPNB Prov Kepri dengan kriteria penilaian, pertama yaitu ketangkasan dalam menjawab pertanyaan, pemahaman wawasan pasundan dan kerapian,” jelas Agus Haryanto selaku panitia lomba cerdas cermat bahasa Sunda.
Agus Haryanto menjelaskan kejuaraan lomba cerdas cermat Bahasa Sunda, dinilai oleh tim penilai, bagi peserta yang mampu mendapatkan nilai terbaik dengan score tertinggi.
” Paguyuban Pasundan yang ada di Kepri ini, untuk meningkatkan rasa persaudaraan sesama orang Sunda yang silih asah, silih asih dan silih asuh, dengan adanya cerdas cermat meningkatkan pengetahuan budaya asli Nusantara khususnya budaya daerah Sunda,” pungkasnya.

