“Tujuannya agar anak-anak tetap terjaga, terlindungi, sehat, dan cerdas,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keterlibatan orang tua dalam membentuk karakter anak sejak dini.

Orang tua, kata dia, tidak hanya berperan sebagai pembimbing, tetapi juga menjadi tempat yang aman bagi anak untuk menyampaikan perasaan dan berbagai persoalan yang dihadapi.

“Orang tua harus menjadi pendengar yang baik dan tidak menghakimi ketika anak melakukan kesalahan, tetapi menjadi tempat terbaik bagi anak untuk bercerita,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan Hari Anak Nasional sebagai pengingat bahwa masa depan bangsa bergantung pada kualitas perlindungan dan pembinaan terhadap anak-anak saat ini.

Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat harus terus diperkuat agar setiap anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan ramah.

“Selamat Hari Anak Nasional. Sayangilah dan jagalah masa depan anak-anak, karena dengan menjaga anak-anak, kita sedang menjaga masa depan bangsa,” ujar Nyanyang.