Penusukan WNA Malaysia di Batam Oleh Pengusaha Money Changer

Avatar of Administrator

- Redaktur

Kamis, 11 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Memo Kepri, BATAM — Korban penikaman yang dilakukan seorang pengusaha Money Changer asal Batam berinisial AT, saat ini menjalani perawatan dirumah sakit.

Korban diketahui bernama Kelvin Hong Warga Negara Malaysia. Permasalahan ini diduga karena masalah utang piutang

Korban yang merupakan WNA Malaysia tersebut di tikam dikawasan Harbourbay tepatnya di Restoran Wey-wey Harbourbay.

Karena permasalahan utang piutang, pelaku sempat bersitegang dan kalap terhadap korban.

Tanpa pikir panjang pelaku menikam korban dibagian pinggang sebelah kiri menggunakan pisau.

Sejauh ini, pelaku masih diperiksa selain itu kerabat pelaku juga terlihat mendampingi di Mapolresta Barelang.

Informasi yang diterima permasalahan utang piutang ini bermula ketika Kelvin Hong dan karyawan AT berpacaran.

Karyawan AT ini juga mempunyai sebuah bisnis. Berawal dari itu kemudian si pelaku sering meminjam uang kepada karyawan AT.

Karena sering meminjam uang perusahaan yang dikelola anak buah AT kemudian mengalami kerugian.

Permasalahan ini kemudian dibicarakan oleh AT dan si korban. Karena tensi tinggi, akhirnya AT menikam korban.

Sebelumnya diberitakan seorang pengusaha Money Changer asal Batam berinisial AT berurusan dengan polisi terkait kasus penikaman yang terjadi di Nagoya, Rabu (10/2019).

Sejauh ini, AT sudah diamankan polisi dan menjalani pemeriksaan di Unit Tipidter. Sementara korban masih dirawat di RS Awal Bros Batam.

Berdasarkan informasi di lapangan, korban penikaman merupakan warga negara asing (WNA) asal Malaysia.

Penikaman ini bermula dari masalah utang piutang antara kedua belah pihak.

Saat melakukan negosiasi dan pembahasan utang piutang, tiba-tiba pelaku emosi dan menikam korban.

Akibat kejadian tersebut, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Polisi. Sejauh ini kerabat pelaku terlihat mendampingi AT di Polresta barelang.

Sumber : Tribunbatam
 Editor : Jacksen

Berita Terkait

Kantor SAR Natuna Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Natuna
Ansar Ahmad Minta Warga Kepri Tetap Waspada Banjir Rob Akibat Pasang Tinggi
Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Hibah APBD-P 2025 Seluruh Kabupaten/Kota
Kejati Kepri Ungkap Capaian Penanganan Kasus Korupsi Sepanjang 2025
Kejati Kepri Lakukan Pergantian Pejabat Strategis, Wakajati Diah Yuliastuti Resmi Menjabat
Kejati dan Pemprov Kepri Sepakati Penerapan Pidana Kerja Sosial, Berlaku Mulai 2026
Gubernur Kepri Turun Tangan Bersihkan Gurindam 12, 50 Tong Sampah Baru Dipasang
Mardana Surya Karma Ditunjuk Kembali Pimpin DPP KPK Periode 2025–2030

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:20 WIB

Kantor SAR Natuna Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Natuna

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:47 WIB

Ansar Ahmad Minta Warga Kepri Tetap Waspada Banjir Rob Akibat Pasang Tinggi

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:05 WIB

Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Hibah APBD-P 2025 Seluruh Kabupaten/Kota

Senin, 8 Desember 2025 - 13:44 WIB

Kejati Kepri Ungkap Capaian Penanganan Kasus Korupsi Sepanjang 2025

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:47 WIB

Kejati Kepri Lakukan Pergantian Pejabat Strategis, Wakajati Diah Yuliastuti Resmi Menjabat

Berita Terbaru