“Perlu kita tegaskan sekali lagi kepada masyarakat bahwa Gubernur tidak pernah menyetujui pengalihan jalur pelayaran Lintas Kepri. MV Lintas Kepri sejak awal dibuka jalur pelayarannya diperuntukkan untuk masyarakat Lingga, sebagai sarana memperkuat  konektivitas antar pulau sesuai visi dan misi Gubernur. Dan sudah seharusnya pihak Pelabuhan Kepri bisa sejalan dengan visi dan misi tersebut,” tegas Hasan.

Sangat jelas,Itu keputusan sepihak PT. Pelabuhan Kepri, dan atas keputusannya tersebut PT.Pelabuhan Kepri diminta segera untuk membatalkannya.

Baca Juga: PC GP Ansor Sidoarjo Siapkan Ojek Gratis Bagi Jamaah Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama

“Bagaimanapun juga Ini sudah terjadi. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan segera mengevaluasi kinerja Direktur PT. Pelabuhan Kepri. Gubernur sangat kecewa dan menegur keras atas ini,” jelas Hasan.

Masih kata Hasan, bahwa BUMD Kepri dibentuk oleh Pemerintah Daerah tidak hanya  sekedar untuk mencari untung. Melainkan, yang lebih penting bisa membantu kemudahan pelayanan masyarakat. Karena hakekatnya Pemerintah adalah melayani masyarakat.

Baca Juga: Perayaan Malam Cap Go Meh Tanjungpinang Begitu Tumpah Ruah

Sebelumnya diberitakan bahwa Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau H Kamarudin Ali, politisi senior Golkar daerah pemilihan (dapil) Lingga-Bintan, kaget dan menyesalkan, kenapa kapal MV Lintas Kepri milik Pemprov Kepri (BUMD Kepri_red)  selama ini berlayar tujuan Tanjungpinang-Lingga dari Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, dialihkan berlayar ke Malaysia.