Baca Juga: Pelatihan Batam Creator Academy Diapresiasi Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto

Dampaknya akan menjadi beban yang berat, baik bagi keluarga maupun negara. Oleh karena itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad melanjutkan pemerintah ingin agar semua anak-anak lahir dan tumbuh dengan sehat, tanpa mengalami stunting. 

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menambahkan bahwa jika generasi muda semua hidup sehat tanpa stunting, ketika tumbuh dewasa dan menikah, mereka juga akan mampu melahirkan keturunan yang sehat. 

Baca Juga: Ketua DPRD Batam Nuryanto Ajak Generasi Muda Ambil Peran Pembangunan

“Kita juga harus bersyukur, karena tingkat stunting di Provinsi Kepri tahun lalu, yang berada di sekitar 17,6 persen, telah turun menjadi 15,4 persen. Dan tahun depan, tepatnya pada tahun 2024, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, kita diminta untuk menurunkan angka stunting menjadi sekitar 14 persen,” ungkap Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Sementara itu, Koordinator Manajer Program Satgas Stunting BKKBN Kepri, Aditiya Wirapratomo, menyampaikan bahwa BKKBN selama ini terus melakukan pendekatan pencegahan stunting, mulai dari masa kehamilan hingga anak mencapai usia 1000 hari. 

Baca Juga: Ketua DPRD Batam Nuryanto Apresiasi Penanganan Stunting Hingga Pertahankan Gelar Kota Terbaik di Kepri

Selama kegiatan di SMKN 8 Batam, yang memiliki 5 jurusan seperti asisten keperawatan, farmasi, instrumen medis, teknologi laboratorium medis, dan teknik komputer jaringan, Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga memberikan hadiah berupa kuis kepada beberapa siswa yang beruntung. Selain itu, juga dilakukan nyanyian dan bersolawat bersama.