Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Dinas Pariwisata Provinsi Kepri berencana menarik wisatawan potensial dari Singapura dengan memberikan fasilitas kemudahan dari Kementerian Imigrasi.
“Semua ada regulasinya. Untuk Kepri, mungkin kita akan memancing wisatawan potensial dari Singapura agar datang ke sini. Ke depannya, Kepri juga akan menawarkan lebih banyak daya tarik,” katanya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Guntur Sakti, berharap pimpinan baru Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri dapat melahirkan strategi dan semangat baru untuk membangun ekosistem pariwisata Kepulauan Riau yang lebih kompetitif.
“Pejabat sebelumnya sudah berkolaborasi dengan kami untuk mengembangkan skema visa, di mana awalnya hanya mencakup 13 negara, kini ditambah satu entitas,” terang Guntur.
Guntur juga menyampaikan bahwa Gubernur Kepri telah mengusulkan pengembangan skema bebas visa untuk entitas tertentu di Singapura.
“Insyaallah akan ada tambahan lagi. Mudah-mudahan, di bawah kepemimpinan Pak Ujo, kita bisa lebih agresif memperjuangkan hal ini sehingga kita mendapatkan wisatawan berkualitas,” tuturnya.
Menurut Guntur, kontribusi Imigrasi sangat besar dalam meningkatkan daya saing pariwisata di Kepri. Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula devisa yang masuk.
“Kalau devisa banyak masuk, artinya Kementerian Imigrasi berkontribusi besar dalam menyumbang devisa negara, meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, mendorong gairah investasi, dan membuka lapangan pekerjaan,” jelas Guntur.

