Acara Kepri Creative Explore ini turut didukung oleh lembaga pendidikan yang berperan dalam menciptakan karya-karya berbasis HKI.
Institut Teknologi Batam menampilkan inovasi robotik, Universitas Universal menghadirkan industri gim, dan Nongsa Digital Park menampilkan karya animasi video.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, menjelaskan bahwa Kepri Creative Explore merupakan bagian dari program penguatan ekosistem ekonomi kreatif sebagai penggerak ekonomi daerah dan nasional.
“Acara ini juga selaras dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur, yaitu pemerataan dan pertumbuhan ekonomi berbasis maritim sesuai keunggulan daerah,” katanya.
Hasan menambahkan, penguatan ekosistem ekonomi kreatif harus dilakukan secara kolaboratif melalui pendataan, pembinaan, pengawasan, dan pemasaran yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Dibutuhkan sinergi dari setiap stakeholder dan mitra kelembagaan agar ekonomi kreatif semakin berdaya saing dan menjadi daya tarik utama pariwisata Kepri,” pungkasnya.

