Sementara di sektor pendidikan, pembangunan dan pemenuhan sarana-prasarana sekolah, SPP gratis, sertifikasi kompetensi sekolah vokasi serta dukungan transportasi siswa darat dan laut terus dilakukan di tujuh kabupaten/kota.

Perkuat Identitas Sejarah Pulau Penyengat

Dalam momentum Hari Jadi ke-24, Pemprov Kepri juga menyiapkan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat.

Groundbreaking proyek tersebut dijadwalkan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri.

Pembangunan ini diarahkan sebagai karya monumental untuk memperkuat identitas sejarah, literasi bahasa nasional, museum, destinasi wisata serta berbagai aktivitas positif masyarakat.

Ansar menegaskan bahwa sejarah dan perjuangan para pendahulu harus menjadi pijakan dalam membangun masa depan Kepri.

“Setiap cengkal karang, hempasan gelombang laut dan gugusan pulau yang menyimpan janji sejarah dan telah menitipkan cita-cita luhur para pejuang tentu tidak boleh padam, melainkan harus terus kita nyalakan di seluruh pelosok negeri,” ujarnya.

Ia mengatakan masa depan daerah yang cemerlang tidak dapat diraih hanya dengan menunggu, tetapi harus dijemput melalui tindakan dan gerakan nyata.

Karena itu, Pemprov Kepri terus menjalankan berbagai program strategis untuk mewujudkan Kepulauan Riau yang maju, makmur dan merata.

Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah instansi.

Penghargaan diberikan kepada Kodaeral IV, Polda Kepri dan BNNP Kepri atas keberhasilan dalam mengungkap kasus penyelundupan narkotika. Penghargaan juga diberikan kepada Lanud Raja Haji Fisabilillah serta sejumlah penerima penghargaan lainnya.